Tukaran Dan Value Propotition Of Product

Tempo hari ada teman yang inbox mengabarkan kalau di group Peternak Puyuh Indonesia sedang "in" tentang BITP dan mereka yang kontra sekaligus para bala kurawanya.

Saya sih bodo amat ya awalnya nanggepin beginian. Karena hal beginian sudah pernah terjadi dalam group lain dan hanya menyisakan sampah omongan nggak penting dan bahasa2 kebun binatang.

Yang membuat saya kemudian "ngeh" adalah kenyataan bahwa beberapa orang yang menamakan diri sebagai BITP telah me-rename group yang saya created tanpa harus  permisi pada saya.

Lagi-lagi point ini sebenernya juga nggak ngemplang amat buat ditanggepin. Toh emang saya tipically suka create and go soal group dan komunitas.

Saya suka buat group berbasis komunitas yang punya visi maju kedepan. Bukan cuman maju mundur dan apalagi plonga plongo tolah-toleh kebelakang.

Itu alasan saya kenapa saya buat banyak group lintas provinsi. Visinya jelas, mempersatukan anggotanya dalam dunia bisnis perpuyuhan. Termasuk supply chainnya.

Kalau mau di break down begini.

Kamu masih hidup di atas bumi kan? Belum dibawahnya??

Kamu sering gebleg jika mendadak puyuhmu mati lalu berkata pada Tuhan: Ya Tuhan, salah saya apa?? Kenapa harus saya? Kenapa puyuh saya mati tanpa miscol dahulu atau memberi notive sekata dua kata??

Itu soal bio security....

Soal power of comunity misalnya....

Kamu hidup diantara gurun dan rawa, lalu daya tawar harga di tempatmu menjadi begitu rendah dibanding lainnya.

Maka, kenapa tidak kamu menjalin connectivity dengan peternak lain, yang dengannya kamu bisa dapat harga yang jebret tanpa tanding??

Saya aja sebagai bakul telur, misal ngambil di tempat A cuman 1 peternak, sementara di tempat B ada banyak ternak dengan satu irama harga, di wakili oleh 1 org yang bertransaksi, maka sudah pasti saya akan rela bayar lebih untuk jenis transaksi yang kedua.

Karena jelas menghemat energi dan biaya.

Alasan lain yang cukup asik dalam membuat group adalah bahwa kenyataan trading is about sirculating.

Harga telur ditempatmu sangat mungkin mahal sebab karena permintaan banyak sedang barang cuman sedikit. Iya to?

Sementara harga murah ditempatku  karena bisa jadi barang over produksi sementara permintaan mentog.

Jadi kenapa tidak kamu cari pasar disana, lantas ambil telur disini?? Bukan begitu logika sederhana jualan?? MENGOPER DAGANGAN PADA MEREKA YANG MEMBUTUHKAN.

But itu tetapi, this is my reality. Memadupadankan otak banyak orang ternyata tidak segampang menata telur ditatakan egg traynya.

Maka dibeberapa group saya kumpulin orang, saya lihat responnya, saya gali peminatannya, ternyata hasilnya ya gitu2 aja.

Bisa jadi masalah ini memang genuine. Karena peternak puyuh itu sering gonta-i orang. Maka setiap ada pendatang baru pasti yang ditanya itu-itu lagi.

Padahal sudah tinggal klik disini kalau soal remeh temeh begituan. www.duniapuyuhindonesia.blogspot.com

Jadilah saya keluar.

Dan entah kapan, tiba-tiba ada yang ngabarin soal pergantian nama group.

Nah, kembali ke BITP.

Saya tidak tau ya struktur kepengurusan di BITP itu siapa. Saya juga nggak tau apa tujuan dibentuknya selain yang tampak sekarang. Ribut-ribut doang.

Wahai, BITP nan entah kamu siapa. Kalau menurut saya, basis organisasi dan komunitas yang hanya dibangun diatas ribut-ribut itu akan punya titik jenuh yang tidak lama.

Mending kalau menurut saya, bangun dulu Value Propositionmu. Tanya dirimu mau kemana dirimu? Dan bagaimana mewujudkannya?
Kalau menurut saya itu lebih penting dari pada sedikit2 buat setatus heboh di group.

Seperti group DUNIA PUYUH, misalnya. Saya buat group ini untuk media belajar dengan cara mengadakan kuliah online yang disampaikan oleh mereka yang terbukti berpengalaman.

Sebut saja mas betha sutrisno, rudi puyuh indramayu, drh. Rizal dlsb.

Atau di group BEDAH BUKU PUYUH yang diasuh oleh mas iffat. Yang memang sejak awal dikomersilkan. Dan ini halal. Nggak dosa. Ada bukunya, ada bahan materi yang bisa dipelajari dan pendampingan.

Dan ini yang terpenting, saya sudah undang orang2 yang pernah ramai di group itu ngisi di group DUNIA PUYUH. Dan Alhamdulillah dari ketiga orang tersebut, mas jin kazuma, mas yang sekretariat bitp yang saya gk tau namanya itu, dan juga yang paling fenomenal ayahe hafidz dari riau TIDAK ADA YANG BERSEDIA.

Cara menguji perkataan kita semua adalah dengan cara membuktikannya. Karena dengan begitu kita akan bisa menilai benar dan salah.

Saya sejauh ini sudah. Kamu kapan??

NGOMONG CINTA ITU GAMPANG, DILAN, YANG BERAT ITU MEMBUKTIKANNYA.

Tidak ada komentar

'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();