MODAL 10-15 JUTA, ENAKNYA TERNAK PUYUH ATAU BISNIS LAINNYA??



Tadi siang sekitar jam 11an ada telepun masuk dari nomer yang tidak dikenal. Setelah saya angkat dan tanya-tanya ternyata ingin Konsultasi nikah sama janda. Eh, salah. Ternak puyuh tepatnya 😂

Sebenarnya yang banyak ditanyakan adalah teknis budidayanya mulai dari DOQ sampai bertelur. Karena yang sudah dipiara sekarang hanya bisa bertelur 70% dari total 500 ekor. Umur puyuh 3 bulan. 

Setelah saya jelaskan panjang dan kesana kemari, tak lupa juga untuk mengunjungi web www.duniapuyuh.com dan juga chanel youtubenya, saya malah thinking of the basic. Berpikir mendasar tentang kenapa orang lebih memilih ternak puyuh dibandingkan memutar uang untuk bisnis lain.

Karena Mereka yang memilih ternak puyuh dibanding bisnis lain setidaknya punya empat  persepsi ini:
1. Karena relatif rendah modal (receh) 
2. Bisa dibuat kerja sampingan
3. Tidak butuh lahan luas
4. Cepat Balik Modal

Sekarang mari kita bahas  alasan diatas satu per satu.

1. Modal Receh

Perlu diketahui hadirin dan sidang pembaca semua, bahwa modal murah itu jika perbandinganya ternak unggas lain seperti bebek, ayam baik pedaging atau petelur.

Apalagi jika perbandinganya perkepala.

Contoh: Ternak Ayam seribu dibanding puyuh seribu. Ya jelas goblok dah itu yang membandingkannya.

Ayam per seribu butuh modal ratusan juta. Puyuh 1000 paling mentog di 20 juta. Ini udah best closing. Terlalu pintar salesnya. Dan terlalu bodoh ternaknya.

Kalau mau ngebandingin itu ya bukan dari jumlah ekornya, tapi besaran modalnya.

Contoh: 20 juta dapat puyuh 1000, kalau dibelikan ayam kurang lebih 100 ekor.

Nah, ini baru perbandingan yang bener. Mentang-mentang goblog gratis trus diborong semua. Jangan dong 🙊

2. Bisa Buat kerja sampingan

Kalau kerja utamanya nganggur, insyaaloh ternak puyuh tetep bisa buat sampingan 😂

Pemasukan tambahan (additional income) itu prasaratnya harusnya pertama sekali tidak mengganggu pekerjaaan utama. Dan kedua potential lossing (ancaman bangkrut) nya nggak terlalu dalam.

Memangnya ternak puyuh prospektif bingit?? Situ hakkul Yakin??? 

Ya, tapi gak papa juga deng. Dari pada nganggur ini kan. Apalagi bentar lagi ada kartu pra kerja. Nganggur berbayar. Mantab bleh.... 😂

3. Butuh lahan yang tidak terlalu luas.

Memang ya, diksi itu membuat kata-kata menjadi semakin hidup dan bergairah. Apalagi kalau buat bahasa selling (iklan), aduhai... Indah sekaleee... 😂

Coba ilustrasikan, yang dimaksud tidak terlalu luas itu seperti apa? Apakah Tidak sesempit kuburan? Atau lebih gede dari kurungan burung rumahan itu??

Ya kali kurunganya segede kurungan burung dikebun binatang. Ya kalau cuman segede kurungan yang tidak lebih dari 50*50*100 (P*L*T) ya jelas lah kurungan burung rumahan lebih sempit.

Jadi sekali lagi, butuh lahan sempit itu harusnya jadi alasan relatif. Apalagi jika perbandingan unggas lain. Ayam dan bebek.

Kalau yang dimaksud sempit misalnya 3*3m persegi untuk 1000 ekor pertama, maka masih masuk lah.

Tapi ya balik lagi, sesempit itu aja butuh modal setidaknya 15-20 juta. Apa iya duit segitu hanya prospek di buat ternak puyuh dari pada bisnis lain???

Misalnya jadi pengepul susu kuntil anak gitu. Pasti mahal deh itu harganya. Dan relatif gak butuh modal. CUKUP BUTUH MENTAL DAN AKAL SEHAT AJA....😂😂 😂 

Bersambung....

Salam Cinta dan Sayang
DUNIA PUYUH
085790380475
www.duniapuyuh.com 

Tidak ada komentar

'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();